Serang,Aspirasi.net – ketika senja mulai datang
kami melintasi daerah kramat watu tepatnya di desa Tasikardi Kabupaten
Serang, mata kami tertuju pada sebuah Danau yang cukup luas dengan pemandangan
yang begitu indah di kelilingi hamparan sawah-sawah yang luas dan pohon-pohon
yang besar dan rindang banyak pengunjung yang datang sekedar untuk menikmati
keindahan Danau Tasikardi.
disamping pemandangan yang indah Danau ini adalah
merupakan situs peninggalan sejarah pada masa kesultanan Sultan Maulana Yusuf
yaitu tahun 1570-1580. yang mana Danau ini di bangun oleh Hendrik Lucas
Cardeel. Danau Tasikardi adalah Danau buatan,di buat utuk sebagai fungsi air
sungai yang mana sebelum di jernihkan di Pangindelan dan kemudian di alirkan ke
Keraton Sorosowan untuk memenuhi kebutuhan air penduduk Kota.
Di tengah Danau
Tasikardi dibangun sebuah pulau buatan yang diberi nama pulau kapuntren yang
semula di peruntukan untuk ibunda sultan bertafakur. Pada masa-masa kemudian
pulau tersebut berfungsi sebagai tempat rekreasi keluarga Sultan. Selain itu di
tempat ini pula lah ada sejarah dimana pada tahun 1706 Sultan Banten menerima
tamu dari Belanda yang bernama Cornellis de Bruin. Danau ini sekarang menjadi
situs cagarbudaya dengan nomor 133/M/1998 pada tanggal 16 juni 1998 dengan status
tanah adalah milik Negara.
By. Sara Albantani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.