Kabupaten (Pemkab) Tangerang merasa
prihatin terhadap apa yang menimpa masyarakat diwilayahnya itu. Namun setelah ditelusuri kebenarannya,
ternyata pemberitaan tersebut tidak valid.
Salah satu lembaga yang menelusuri
kebenaran hal tersebut adalah Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama (IPPNU). Dari
temuan IPPNU yang melakukan konfirmasi kepada kader Posyandu di wilayah
setempat, anak-anak yang dianggap kurang gizi tadi ternyata sudah mengalami
kekurangan gizi sejak lahir.
Donny
Dari hasil telusurannya, Siti Rosidah Hatta
Ketua IPPNU Kabupaten Tangerang menyatakan kalau 25 anak yang dalam pemberitaan
media massa dianggap gizi buruk adalah salah, mereka (ke 25 anak tadi) memang
sudah mengalami kurang gizi sejak lahir hingga menghambat tumbuh kembang
mereka.
Namun demikian, Pemkab Tangerang segera melakukan tindakan ril dalam menanggulangi permasalahan
kesehatan anak di Keronjo. Bupati Kabupaten Tangerang Ahmed Zaki
Iskandar mengatakan, untuk memulihkan ke 25 anak kurang gizi  tersebut, pihaknya terus memberikan suplemen
dan vitamin secara gratis dan hal ini akan dilakukan sampai penderita pulih. Sedangkan
para ibu akan  mendapatkan penyuluhan tentang pentingnya gizi bagi
anak-anak.
Donny Ferdiansyah Ketua  Pemuda Demokrat Kabupaten Tangerang
mengatakan, sudah menjadi kewajiban bagi pemerintah untuk memperhatikan segala
kondisi masyarakatnya, terlebih masalah kesehatan. Namun, tambah Doni, jelas
kesemua ini butuh dukungan dari masyarakat itu sendiri.

 

“Disamping perhatian pemerintah, dibutuhkan
juga kesadaran dari masyarakat, jadi ada kesinambungan”, terang Donny.
Sementara sekarang ini kata Donny, masih banyak masyarakat yang menganggap
sepele atas imbauan pemerintah terkait apapun. Padahal kesemua imbauan itu akan
berdampak positip bagi kehidupan di masyarakat termasuk kebutuhan akan gizi dan
kesehatan. Rizal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.