SERANG, Asprasi.net – Mulai hari ini, Selasa (17/4/2018), Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan resmi membuka pendaftaran untuk para calon legislatif di tingkat DPRD kabupaten dan kota, DPRD tingkat provinsi hingga DPR RI. Hal itu menyusul keputusan Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus) pada 8 April 2018 lalu di Serpong, Tangerang Selatan. Pendaftaran dibuka untuk empat kabupaten dan empat kota se-Banten.
Ketua DPD PDIP Banten, Asep Rahmatullah mengatakan pihaknya membuka ruang seluas-luasnya untuk masyarakat umum dan kader muda PDIP untuk berjuang bersama partai berlambang banteng moncong putih tersebut. “Pendaftaran dimulai besok hingga tujuh hari ke depan,” katanya saat ditemui di kantor DPD PDIP Banten, Jalan Lingkar Selatan, Ciracas, Kota Serang, Senin (16/4/2018) kemarin.
 
Dalam kesempatan yang sama, Asep menargetkan partainya tidak hanya mampu menghantarkan banyak para legislator baik di tingkat daerah maupun pusat. Perhelatan Pileg yang berbarengan dengan Pilpres diharapkan mampu memenangkan kembali Jokowi sebagai Presiden RI.
Asep menambahkan, sebagai partai peraih kursi terbanyak di Pileg sebelumnya, PDIP akan menghantarkan para legislator sesuai dengan kuota maksimal yang ada di tiap wilayah. “Butuh 18 kursi untuk di provinsi dan 8 kursi di tingkat Kota Serang. Minimal target itu. Semoga sistem partai bisa diperjuangkan dari tingkat bawah,” kata Asep.
Terkait dengan kriteria pencalonan, pihaknya mengaku akan mempertimbangkan caleg berdasarkan survei mengenai popularitas dan elektabilitasnya. “Karena tidak bisa lagi didasarkan asumsi. Kita akan lakukan metodologi survei yang menilai baik ketokohan, betul atau tidak, prosentase elektabilitas dan popularitasnya,” kata Asep.
Teknis pendaftaran, menurut Asep bisa dilakukan di tingkat DPC hingga DDP. “Juklak dan juknisnya sama dengan yang ada di KPU,” imbuh Asep.
Sekretaris DPD PDIP, Ananta Wahana menegaskan secara umum pendaftaran pencalegan sesuai dengan Undang Undang Pemilu serta aturan parpol nomor 25 tahun 2018 tentang Seleksi Anggota DPRD dan DPR RI.
Tambahan lain bahwa tidak ada pungutan biaya untuk para caleg. “Yang utama calon tidak terlibat kongres di Medan dan Palu. Harus mengikuti pendidikan kader (kaderisasi) tingkat pratama untuk caleg di kabupaten dan kota, tingkat madya untuk provinsi dan utama untuk tingkat DPR RI,” jelasnya.
Bagi masyarakat yang belum mengikuti kaderisasi, PDIP menyediakan secara khusus kaderisasi. “Yang penting menyetujui ditempatkan di Dapil manapun,” kata dia.
Untuk pembiayaan pemilu, lanjut Ananta, Bapilu akan menghitung biaya pemilu yang akan dibebankan kepada caleg. “Calon yang ikut akan bersedia bergotong-royong sifatnya,” kata dia.
Para caleg nantinya akan mengikuti serangkaian kegiatan mulai dari pendalaman ideologi parpol, psikotes, wawancara dan sebagainya. (Amelia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.