Depok,Aspirasi.net-Setelah sekian lama diputuskan sengketa Pasar Kemiri Muka
antara Pemerintah Kota Depok dan PT. Petamburan Jaya yang mana putusan Pengadilan
Tinggi Jawa Barat tersebut dimenangkan oleh PT Petamburan Jaya, kini muncul kekuatan
baru yang akan menggugat PT. Petamburan  dan akan membatalkan eksekusi pasar itu.
Kekuatan baru itu tak lain adalah para masyarakat pedagang Pasar
Kemiri Muka yang tergabung dalam berbagai paguyuban pedagang yang ada di pasar
tersebut. Mereka juga tercatat sebagai orang yang memiliki hak atas kios yang dibeli
secara kredit dari PT. Petamburan Jaya.
Mereka menggugat dengan beberapa alasan, diantaranya adalah
semenjak  mereka menempati kios-kios yang
dibangun oleh pengembang (PT. Petamburan), pengembang tidak memenuhi
kewajibannya untuk memberikan akses jalan tembus yang dijanjikannya, dan saat
timbul permasalahan hukum antara Pemerintah Kota Depok dan PT. Petamburan, para
pemilik kiospun tidak dilibatkan. Dan selama peroses hukum berjalan, hingga saat
ini PT. Petamburan Jaya seakan menghilang begitu saja seolah meninggalkan
tanggungjawabnya ke pedagang. Hingga, kepastian hukum atas kios-kios yang dicicil
para pedagang menjadi tak jelas.
Karno, salah seorang tokoh pedagang di Pasar Kemiri Muka
menerangkan, atas hal tersebut mereka kecewa dan merasa diombang – ambingkan. Akhirnya masyarakat pedagang Pasar Kemiri Muka yang
jumlahnya tak kurang dari 2.000 orang itu sepakat akan menggugat PT. Petamburan Jaya.
“Kami akan menggugat PT. Petamburan, dan kami akan menolak
eksekusi sampai titik darah penghabisan” tegas Karno. Kabarnya eksekusi akan
dilakukan pada 19 April mendatang.
Leo Kuasa hukum dari masyarakat pedagang Pasar Kemiri Muka
membenarkan kalau pihaknya akan melakukan guguatan kepada PT. Petamburan Jaya.
Gugatan tersebut akan dilayangken ke Pengadilan Negeri Kota Depok pada minggu
depan terangnya.
“Tim kami dari Format (Forum Masyarakat Depok) dan elemen
lainnya tengah menghimpun bukti-bukti dan apabila dianggap cukup, maka kami
akan segera melayangkan gugatan kami ke PN Depok”, terang Leo. Leo juga menerangkan kalau pihaknya juga berusaha untuk
melakukan koordinasi kepada pihak pemerintah Kota Depok terkait kasus Pasar
Kemiri yang ditanganinya. Sebab kata Leo, walau bagaimanapun para pedagang Pasar
Kemiri Muka adalah masyarakat Depok, dan mereka adalah aset Depok yang harus
diselamatkan. Ruslan/Ende

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.