Depok,Aspirasi.net-Ofik
alias order fiktip menjadi ‘musibah’ bagi para pengendara ojeg online. Betapa
tidak, order yang diterima dari aplikasi, saat dijemput ke alamatnya, ternyata
tidak ada. Jelas hal itu merugikan para pengojeg online. Ditambah lagi
performen (nilai hasil kerja) mereka menjadi turun karena pembatalan order
tersebut. Akibatnya, merekapun dianggap tidak memenuhi ambang target bonus.
Anehnya order fiktip ini berasal dari lingkungan stasiun
Depok Baru. Sering para pengojeg online ketika mereka mendapat order dari
lingkungan stasiun Depok Baru saat dijemput ternyata tidak ada. Akhirnya mereka
enggan untuk mengambil order yang berasal dari lokasi tersebut, karena sering
sekali order fiktip.
Dengan adanya ofik di lingkungan stasiun Depok Baru itu,
bukan cuma para pengemudi ojeg online yang dirugikan, namun para penggunapun
menjadi kesulitan saat memesan jasa ojeg online saat mereka berada di lokasi
Stasiun Depok Baru, sebab kebanyakan ojeg online tidak mau mengambil order
tersebut karenas khawatir ‘0fik’.
Lima Raja Sinaga, salah seorang pengemudi ojeg online menerangkan, kalau dia sering mendapat order tersebut dan membuatnya kesal.
“Order masuk ke hp saya pak…, karena sering terjadi order fiktip jadi saya
tidak ambil order itu. Akibatnya performen saya menurun, itukan merugikan saya.
Sedangkan prestasi kerja kami terlihat dari performen ini. Seraya menunjukkan
catatan performen di hp yang terus menurun saat menolak ofik. Raja juga
menerangkan, bersama teman-teman pengurus ojeg online akan melaporkan
permasalahan ini kepada pihak berwajib. Ruslan

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.