Wijayanto dalam gambar

Depok,Aspirasi.net-Dewan Kesenian Daerah (DKD) akan berganti nama menjadi Dewan Kebudayaan Kota Depok. Hal in disesuaikan dengan telah dikeluarkannya Undang-Undang tentang Pemajuan Kebudayaan,. Demikian dikatakan Wijayanto, Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata Seni dan Budaya di rungak kerjanya Senin 26 Maret 2018.

Perubahan nama ini, kata Wijay sudah dikomunikasikan kepada Walikota  tinggal menunggu turunnya Surat keputusan dari walikota.. Wijay juga menerangkan, setelah berganti nama menjadi Dewan Budaya, secara otomatis fungsi lembaga tersebut manjadi lebh luas, bukan hanya menangani tentang kesenian saja,

H.Munir Ketiua DKD Kota Depok

Jauh sebelumnya kepada elBAREN, H. Munr, selaku ketua Dewan Kesenian juga telah menyampaikan, idealnya DKD disesuaikan menjadi Dewan Budaya, karena UU yang terkait tentang hal itu sudah diturunkan.

“Seperti di provinsi, dimana Dewan Kesenian telah diganti menjadi Dewan Kebudayaan, dan jelas cakupannya akan lebih luas”, terang munir. Disamping itu, tambah munr Dewan budaya nantnya berfungs sepert konsultan budaya, dmana lembaga tersebut akan member masukan-masukan kepada walkota terkait tumbuh kembangnya kebudayaan d masyarakat.

Munir juga berharap kedepan lembaga tersebut akan lebih profesonal dan proporsonal, seraya da juga mengaku di dalam perjalananya DKD mengalami ‘kegagalan paham’ dmana seharusnya DKD bertugas untuk memberkan masukan terkat gerak tumbuh kembang seni di Kota Depok, dan bukan hanya mengurus para penggiat sen.

Baas Pemilik Sanggar tari Ayodya Pala bersama Etin Istrinya,

Sementara tu, Baas ouner Sanggar Ayodya Pala berpendapat, sebaknya kepengurusan DKD atau yang akan dgamti menjadi Dewan Kebudayaan diis oleh mereka yang berjiwa entreprenuer dan pedul dengan tumbuh kembang seni budaya di Kota Depok. ini dimaksudkan agar seni dan budaya dapat lebih berkembang, dan para senimannya pun bisa lebih maju, sebab segala giat mereka dapat dikemas sedemikian rupa, hngga bernilai ekonomi.

“Kalau jargonnya hanya sekedar pelestarian, berat untuk maju, namun kalau seni dan budaya itu dkemas secara bisnis itu lebih menjanjkan, dan secara otomatis dapat mensejahterakan para pelaku seni di Kota Depok”, terang Baas. “Kita bisa mencontoh Bandung, dimana perkembangan seni dan budaya disana demikian pesat, karena penangannannya dilakukan oleh para pebisnis dan pengusaha”, tambahnya. ende¬†

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.