Mendagri Tjahyo Koemolo

Jakarta,Aspirasi.net-Walau Komisi Pemberantasan Korupsi
{KPK} telah menetapkan Zumi Zola sebagai tersangka dalam kasus dugaan
penerimaan hadiah atau gratifikasi, namun Menteri Dalam Negeri Tjahyo Koemolo belum menonaktifkan Zumi
dari jabatannya sebagai Gbernur Jambi “Menunggu proses, sampai ada kepastian hukum”
, demikian ditegskan Tjahjo usai Rapat Kerja Gubernur di Hotel Bidakara,
Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (6/2/2018).

Tjahjo mengatakan kasus Zumi masih dalam proses penyidikan oleh KPK sehingga
belum bisa memberhentikan Zumi dari jabtannya saat ini.

Tjahyo juga menerangkan kalau pihak kementrian dalam negeri terus
berkoordinasi dengan Zumi dalam jabatannya sebagai Gubernur, dan segala
permasalahan proses hokum diserahkan penuh kepada KPK.

“Selama dia masih gubernur,
Kemendagri kan biasa diskusi,” kata Tjahjo.
Nampak Zumi ikut dalam
rapat Rakergub kali ini.
Saat masuk kedalam ruang
Rakerbang Nampak Zumi ditemani oleh Tjahjo.

Dalam kasus gratifikas yang menyeret Zumi menjdi tersangka KPK didiga
bersama dengan Kepala Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan
Rakyat Provinsi Jambi Arfan menerima hadiah dari sejumlah proyek yang ada di
lingkungan Provinsi Jambi. Zumi disebut menerima uang sebesar Rp.6 miliar dari pengusaha untuk sejumlah proyek. Uang Rp.6 miliar tersebut diterima
Zumi bersama dengan Arfan maupun diterima sendiri oleh Zumi.Dra/chet

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.