SERANG, Aspirasi.net — Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang menyelenggarakan festival jajanan pasar bertajuk Serang Art and Culinary Festival 2018 di Stadion Maulana Yusuf Ciceri.
Acara yang dimeriahkan dengan beberapa kesenian dan puluhan stan penjualan makanan dan beberapa terlihat juga yang menjajakan jasa dan barang, seperti biro jasa umroh dan kendaraan bermotor, serta pernak-pernik khas Kota Serang, namun sayangnya, terlihat masih kurangnya animo dari masyarakat. Sehingga lokasi acara sepi pengunjung.
Saat ditanyakan, apakah ada penurunan angka pengunjung yang hadir pada festival tahunan Kota Serang ini, Sekretaris Disparpora Kora Serang, Bakreini berkelit dan menyatakan tidak ada penurunan angka pengunjung.
“Tidak ada penurunan, ini sama dengan tahun sebelumnya,” kilah Bakreini kepada awak media, Jumat (20/4/2018).
Ia tidak mau menanggapi terkait sepinya pengunjung dari masyarakat tersebut. Namun menurutnya, kegiatan ini merupakan upaya dari Pemkot Serang dalam rangka meningkatkan semangat masyarakat dalam mengembangkan jiwa kewirausahaan.
Adapun makanan khas yang  serta dilombakan pada festival tahun ini adalah Ketan Bintul.
“Kenapa pilihannya Ketan Bintul? Hal tersebut dikarenakan makanan tersebut khas Serang dan sekaligus menyambut Ramadan,” terangnya.
Soal animo masyarakat yang sedikit, Walikota Serang, Tb. Haerul Jaman mengatakan, perlu ada evaluasi dalam pelaksanaan kegiatan yang sama untuk kedepannya, hal tersebut dimaksudkan agar ada peningkatan pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia melihat kuliner yang ditampilkan hanya beberapa saja. Padahal, kuliner yang ada di Kota Serang cukup beragam. Sebab itu, perlu ada evaluasi agar ada peningkatan kualitas pelaksanaan festival sejenis.
“Makannya persiapan matang harus dilakukan karena beberapa kali even tiap tahun. Ini harus disuguhkan ketika ingin memperkenalkan Kota Serang ke dunia luas. Kita harus siap bertahap untuk mempersiapkannya,” tegasnya.
Jaman menekankan Disparpora harus tetap mengajak bersama-sama dengan para stakeholder lainnya. “Para komunitas kulinernya, masyarakatnya dan semuanya ketika dikemas bersama ini akan memajukan dan lebih besar lagi,” kata dia.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Serang, Namin mengatakan, kedepannya Pemkot Serang harus didorong agar tidak hanya menyiapkan pelaku UMKM saja, akan tetapi juga pemasarannya.
“Jadi jangan hanya fokus di produksi saja, tapi juga bicara pemasaran. Misalnya meminta mini market yang ada untuk memberikan ruang bagi produk-produk UMKM Kota Serang, ini kan akan menarik bagi pembeli kedepannya,” ucapnya. (Amel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.